Senin, 21 Januari 2013

Orang Kudus 21 Januari: St. Agnes

SANTA AGNES, PERAWAN & MARTIR
Agnes lahir di Roma pada tahun 291. Ia cantik dan simpatik. Tidaklah mengherankan apabila banyak pemuda jatuh hati padanya dan bertekad menikahinya. Tetapi apa yang dialami pemuda-pemuda itu? Mereka menyesal, kecewa bahkan marah karena lamaran mereka ditolak. Agnes, gadis rupawan itu berkaul tidak mau menikah karena ia telah berjanji untuk tetap perawan dan setia pada Yesus yang mencintainya. Pemuda-pemuda frustasi itu melaporkan Agnes kepada pengadilan Romawi dengan mengungkapkan identitasnya sebagai seorang penganut agama kristen.

Di hadapan pengadilan Romawi, Agnes diuji, ditakut-takuti bahkan dituduh menjalani kehidupan sebagai seorang pelacur. Ia diancam dengan hukuman mati dan dipaksa membawakan korban kepada dewa-dewi kafir Romawi. Tetapi Agnes tak gentar sedikit pun menghadapi semua ancaman dan siksaan itu. Ia dengan gagah berani menolak segala tuduhan atas dirinya dan mempertahankan kemurniannya. Belenggu yang dikenakan pada tangannya terlepas dengan sendirinya. Bagi dia Kristus adalah segala-galanya. Dia yakin bahwa Kristus menyertai dan tetap menjaga dirinya dari segala siksaan atas dirinya.

Akhirnya tiada jalan lain untuk menaklukkan Agnes selain membunuh dia dengan pedang. Kepalanya dipenggal setelah ia berdoa kepada Yesus, mempelainya. Peristiwa naas ini terjadi pada tahun 304, setahun setelah masa penganiayaan di bawah pemerintahan Kaisar Diokletianus. Jenasahnya dikebumikan di Jalan Nomentana. Kemudian di atas kuburnya didirikan sebuah gereja untuk menghormatinya.

Agnes dilukiskan sedang mendekap seekor Anak Domba (agnus), lambang kemurnian, dan memegang daun palem sebagai lambang keberanian. Pada hari pestanya setiap tahun, dua ekor anak domba disembelih di Gereja Santa Agnes di Jalan Nomentana. Bulu domba itu dikirim kepada paus untuk diberkati dan dipakai untuk membuat hiasan atau mantel. Hiasan dan mantel itu kemudian dikembalikan kepada Uskup Agung dari Gereja itu untuk dipakai sebagai simbol kekuasaannya.

Sumber: Orang Kudus Sepanjang Tahun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar